My Other Blog

Showing posts with label Kenegaraan. Show all posts
Showing posts with label Kenegaraan. Show all posts

Tuesday, 21 April 2015

Aksara Batak


 SEJARAH SINGKAT AKSARA BATAK

Aksara batak merupakan paduan dari silabogram dan abjad yang disebut abugida, yang merupakan penjabaran dari tulisan brahmi. Abugida merupakan jenis tulisan yang bersifat fonetis dalam artian bahwa setiap bunyi bahasanya dapat dilambangkan secara akurat. Sebuah abugida terdiri dari aksara yang melambangkan sebuah konsonan sementara vokal dipasang pada aksara sebagai diakritik (diakrit=anak ni surat).
Surat batak disepakati sekitar 17 Juli 1988 lalu kemudian mulai dikembangkan oleh masyarakat dan diperkenalkan khususnya di kalangan masyarakat batak angkola.



Sekarang ini kayaknya aksara batak itu sudah semakin tenggelam (Bukan di laut)! dalam artian sudah banyak orang batak khususnya yang masih muda tidak tahu menahu lagi tentang aksara batak. apalagi yang sudah tinggal jauh dari bona pasogit (kampung halaman). boro-boro aksara, partuturanpun (Silsilah) sudah tidak tahu lagi. mana batak yang katanya sangat kental dengan budayanya? yang sangat cinta adat-istiadatnya?


 Menulis dengan aksara batak toba

 Ina ni surat  telah menjadi sebuah penggalan suku kata dengan vokal dasar [a], (saringar [a]), (Kecuali A, I dan U), maka dengan menambahkan anak ni surat, saringar dari penggalan suku kata itu akan berubah sesuai dengananak ni surat yang kita sisipkan itu. Ina ni surat yang telah mengalami penyisipan anak ni surat, maka vokal dasar [a] dari ina ni surat itu menjadi hilang.

Anak ni surat bisa kita sisipkan ke ina ni surat dua (2)  sekaligus, sehingga penggalan suku kata yang kita buat menjadi mengandung saringar dari kedua anak ni surat yang kita sisipkan itu.


 Dengan mengikuti gambar tulisan dalam tabel, diharap pembaca bisa mengembangkan sendiri untuk huruf yang belum tertera, karena pada dasarnya menulis aksara batak cukup simpel, ina ni huruf diikuti langsung oleh anak ni huruf, kalau ada kata berakhiran huruf konsonan terahir maka digunakan pangolat ( / )


Sumber: disini

Monday, 20 April 2015

Tahun 1960, Indonesia Lebih Maju dari KorSel, Tapi Kondisi Berbalik Ketika KorSel Menerapkan Sistem Ini

Pada tahun 1960, Indonesia pernah lebih maju dibanding dengan Korea Selatan.


Membandingkan Indonesia dengan Korsel memang sangat menarik, terutama karena perbedaan “nasib” kedua negara yang sangat kontras 40 tahun kemudian. Sepintas tidak banyak perbedaan perilaku rezim di kedua negara itu, sehingga tidak terlalu gampang menjelaskan secara singkat mengapa kemajuan kedua negara bisa begitu “jomplang”.
"Pada 1967, GDP (Gross Domestik Pruduct) Korea Selatan masih‎ US$ 4,7 miliar, dan Indonesia saat itu sudah US$ 5,9 miliar. Berangkatnya sama-sama, bahkan kita lebih maju," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Sampai tahun 60-an, Korea hanyalah sepenggal daratan di benua Asia dan sebuah bangsa yang keberadaannya “terlupakan” sepanjang sejarah dunia. Selama ribuan tahun eksistensi mereka tenggelam di balik bayang-bayang kebesaran ras Cina dan new kid on the block bernama Jepang yang budayanya menggetarkan dunia barat.
Pada saat yang sama, dunia barat sedang terpesona oleh cahaya yang menyilaukan dari sebuah kepulauan di Asia Tenggara. Disana, di kaki benua Asia itu, sebuah negara muda, sebuah bangsa baru dari gabungan ratusan suku, sedang sibuk berdebat mengenai ideologi dan sistem kenegaraan yang ideal. Presidennya bernama Soekarno alias Bung Karno.
Waktu itu Korea tidak punya tokoh sekaliber Bung Karno, yang dengan kelihaiannya memainkan diplomasi internasional berhasil memaksa Belanda mengakui kedaulatan Indonesia atas Papua. Bung Karno juga menjadi tokoh panutan bangsa-bangsa di Asia, Afrika dan Amerika Latin; yang kemudian satu per satu mengikuti jejak Indonesia menyatakan kemerdekaan negara mereka.

1.Garis Start!

Korsel

Korsel memulai pembangunan ekonominya dalam keadaan perang baru saja reda. Kontak senjata kecil-kecilan masih sering terjadi di Pamunjom, daerah demarkasi militer yang membelah Korsel dan Korea Utara. Pamunjom hanya berjarak 45 kilometer dari ibukota Seoul. Jadi bisa kita bayangkan, andaikata pasukan Utara menyerbu, mereka hanya membutuhkan waktu kurang dari satu jam untuk mencapai Seoul.

2.Adanya wajib militer

Militer

Adanya bahaya komunis yang nyata membawa dua keuntungan bagi Korsel. Pertama, negara itu mendapat dana bantuan militer bernilai milyaran dolar dari barat. Kedua, negara itu memiliki legitimasi yang kuat untuk memberlakukan wajib militer bagi semua warga negaranya, yang kemudian menumbuhkan disiplin dan etos kerja yang tinggi secara nasional.

3.Fokus pada tujuan


Rezim militer Korsel langsung fokus pada pembangunan ekonomi dengan prioritas modernisasi pertanian, sambil membangun pondasi industri. Pada waktu itu hampir 85 % penduduk Korsel bekerja di sektor pertanian.
Sementara itu di Indonesia pada tahun yang sama
Pada saat yang sama dan berlanjut hingga pertengahan tahun 80-an, konsentrasi rezim Soeharto terpecah antara pembangunan ekonomi dan upaya memantapkan kekuasaan rezimnya. Sebenarnya tidak ada resistensi yang berarti waktu itu, namun Soeharto selalu merasa tidak aman sebelum pemujaan rakyat terhadap Bung Karno terkikis habis.

4.Meberikan modal bagi pengusaha


Dengan menyisihkan sebagian dana bantuan militer dari barat, Korsel memberikan modal kepada sejumlah pengusaha untuk membangun industri manufaktur. Merekalah yang menjadi cikal bakal Chaebol, konglomerasi khas Korsel yang kini muncul sebagai pemain global dengan daya saing yang amat tangguh, antara lain Samsung, Hyundai, Daewoo dan Lucky Goldstar (LG).

5.Sementara itu untuk Pemegang kekuasaan?

Pemimpin

Selain dua faktor yang telah disebutkan tadi, yaitu wajib militer yang berlaku secara nasional dan pembangunan ekonomi yang fokus, konsekwen dan konsisten; tampaknya faktor penting lainnya lantaran pemegang kekuasaan di Korsel bersifat kolektif, sebaliknya Soeharto kemudian menjelma menjadi penguasa tunggal atau diktator yang untouchable. Indonesia ketika itu dipimpin oleh Jenderal Soeharto, sedangkan Korsel dipimpin Jenderal Park Chung-hee.

6.Sedangkan untuk tindak pidana Korupsi dan Kolusi?

Koruptor

Orang sering bilang Indonesia menjadi amburadul seperti sekarang ini akibat korupsi. Korsel pun setali tiga uang. Perilaku korupsi di negara itu tidak kalah parah dibanding di Indonesia. Perbedaannya hanya dua : Korsel sudah menghukum tiga presidennya (Chun Doo-hwan, Roh Tae-woo, Kim Young-sam) lantaran terlibat korupsi dan disana tidak ada praktek kolusi seperti di Indonesia. Sedangkan di negara tercinta ini, hanya koruptor kelas teri yang berhasil diproses secara hukum, sementara praktek merampok kekayaan negara sudah semakin canggih melalui kolusi.

7.Bagaimana dengan demokratisasi dan kepastian hukum?

Hukum


Sampai sekarang Korsel masih kalah dari Indonesia dalam dua hal itu. Maksudku, secara prosedural demokratisasi dan kepastian hukum di Indonesia jauh lebih maju dibanding Negeri Ginseng itu. Sayang, cuma prosedural.
Perlawanan mahasiswa dan pejuang HAM di Korsel kurang lebih sama saja dengan di Indonesia. Banyak peristiwa kekerasan, berdarah-darah dan pembunuhan aktivis. Dan sampai sekarang cengkeraman politik militer masih sangat kuat di negara itu, sehingga proses demokratisasi berjalan sangat lambat. Namun bedanya dengan di Indonesia, setiap kemajuan kecil yang dicapai dalam proses demokratisasi di Korsel selalu menimbulkan perubahan yang nyata alias down on earth. Sedangkan disini semuanya berujung pada tataran prosedural formal alias bersifat seolah-olah.

8.Hasil akhir setelah 40 tahun berlangsung?

Indonesia-Korsel

Kini kita menyaksikan Korsel tampil sebagai negara maju yang sangat disegani di dunia. Pencapaian itu mereka rayakan bukan dengan membuat klaim-klaim sepihak gaya Indonesia, tapi dengan mengibarkan bendera mereka di panggung internasional dengan megahnya. Dimulai dengan menjadi penyelenggara Olimpiade, yang menempatkan Korsel sebagai negara kedua di Asia yang mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah pesta olahraga sejagat itu, kemudian menjadi tuan rumah bersama Jepang menyelenggarakan Piala Dunia, lalu disempurnakan dengan terpilihnya orang Korsel menjadi Sekjen PBB.
Kemajuan yang gemilang itu diraih Korsel hanya dalam kurun waktu 40 tahun. Pada kurun waktu yang sama, Indonesia dengan gemilang berhasil menghapus reputasi internasional yang dahulu dibangun Soekarno. Kita juga berhasil menyulap sawah-sawah produktif menjadi kota moderen, serta membuat dataran tinggi seperti kota Bandung menjadi langganan banjir saban tahun.
Anyeong Haseyo
Merdeka!

7 Tempat dengan Keindahan Alam yang Menakjubkan di Indonesia.



Berwisata atau berkunjung ke suatu tempat yang menarik sangat diperlukan semua orang untuk menghilangkan kejenuhan, apalagi untuk pekerja yang setiap hari harus bekerja. Agar memperoleh kepuasan dalam liburan anda, saya akan sedikit memberitahukan beberapa tempat yang keindahan alamnya sangat menakjubkan di Indonesia. Beberapa tempat itu tidak hanya diakui keindahannya oleh masyarakat indonesia saja, namun sampai ke seluruh dunia. Dan beberapa tempat tersebut saya rangkum dalam sebuah artikel yang saya beri judul 7 Tempat dengan Keindahan Alam yang Menakjubkan di Indonesia.
Okelah sobat, tanpa banyak bicara lagi. Berikut beberapa Tempat dengan Keindahan Alam yang Menakjubkan di Indonesia.:

1. Kawah Ijen: Jawa Timur

kawah ijen

Kawah Ijen merupakan salah satu gunung berapi atraksi wisata di Indonesia. Kawah Ijen merupakan objek wisata terkenal, yang telah dikenal oleh para wisatawan domestik dan asing karena keindahan alam dan bahari.

2. Kepulauan Raja Ampat: Papua

raja ampat

Raja Ampat merupakan salah satu kepulauan kebanggan Indonesia yang terletak di bagian timur Indonesia tepatnya di daerah Papua Barat. Raja Ampat sangat terkenal dengan keindahan bawah lautnya. Hampir setengah spesies ikan di dunia ada di laut Raja Ampat. Disana juga terdapat banyak penginapan yang menyuguhkan kenyamanan dan keindahan pemandangan alam Raja Ampat.

3. Gunung Rinjani: Nusa Tenggara Barat

Gunung Rinjani

Rinjani memiliki panaroma yang bisa dibilang paling bagus di antara gunung-gunung di Indonesia. Setiap tahunnya (Juni-Agustus) banyak dikunjungi pencinta alam mulai dari penduduk lokal, mahasiswa, pecinta alam. Suhu udara rata-rata sekitar 20°C; terendah 12°C. Angin kencang di puncak biasa terjadi di bulan Agustus. Beruntung akhir Juli ini, angin masih cukup lemah dan cuaca cukup cerah, sehingga pendakian ke puncak bisa dilakukan kapan saja.

4. Gunung Bromo: Jawa Timur

Gunung Bromo

Gunung Bromo

Gunung Bromo merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.

5. Kelimutu: Nusa Tenggara Timur

Kelimutu

Kelimutu

Gunung Kelimutu adalah gunung berapi yang terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa pemo Kecamatan kelimutu, Kabupaten Ende. Gunung ini memiliki tiga buah danau kawah di puncaknya. Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring dengan perjalanan waktu.

6. Taman Laut Bunaken: Sulawesi Utara

Laut Bunaken

Laut Bunaken

Taman laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman bervariasi hingga 1.344 meter. Dari 20 titik selam itu, 12 titik selam di antaranya berada di sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik penyelaman inilah yang paling kerap dikunjungi penyelam dan pecinta keindahan pemandangan bawah laut.
Pernah Sebanyak 2.827 orang memecahkan rekor selam dunia dalam suatu upacara peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-64 tahun, bawah air di Pantai Malalayang, Manado,sebagai bagian atraksi “Sail Bunaken” 2009.

7. Pantai Dreamland: Bali
pantai dreamland

pantai dreamland

Dreamland atau lebih dikenal sebagai Pantai Dreamland merupakan salah satu pantai terindah di Bali selain Pantai Kuta. Pantai yang terletak tidak jauh dari daerah Uluwatu di Pulau Dewata ini sudah sangat terkenal karena keindahannya. Keindahan dan kebersihan pantai menambah daya tarik pengunjung, bukan hanya dari dalam negeri tapi juga turis manca negara.

Baiklah gan. itulah beberapa tempat dengan keindahan alam yang menakjubkan di Indonesia yang patut anda kunjungi untuk refreshing dan mencari ketenangan. cukup sekian artikel saya kali ini. Silahkan liat-liat artikel lainnya.
Good Bye... Semoga Bermanfaat.

Saturday, 18 April 2015

Geger Rumah Berlantai Emas Ratu Belanda di Semarang

Tasripin adalah seorang tuan tanah yang pada masa kejayaannya menguasai banyak sekali daerah di Kota Semarang. Kini, sisa-sisa kejayaan Tasripin masih terlihat di kampung-kampung sekitar Jalan MT Haryono atau orang Semarang sering menyebutnya Jalan Mataram.
Tasripin juga seorang pedagang dan tuan tanah pribumi dari Semarang yang kaya raya. Pada masa kejayaannya menguasai banyak sekali daerah di seantero Semarang. Ia adalah pengusaha kopra, kapuk, dan juga real estate. Tasripin juga memiliki bisnis kulit yang dijalankan di Kampung Kulitan.
Bisnis ini mulai ramai pada permulaan abad ke-19. Bisnis ini yang menyebabkan kampung ini terkenal dengan nama Kampung Kulitan hingga sekarang. Kampung Kulitan dahulu disebut sebagai "Kerajaan Tasripin," karena ia beserta segenap kerabatnya pernah tinggal di sana.
Tak banyak yang bisa diungkap tentang sosok Tasripin, karena ketertutupan keturunannya untuk dipublikasi. Maka, hanya data secuil yang dapat diperoleh tentang Tasripin. Dari tuturan lisan masyarakat Semarang sedikit dapat diketahui pribadi Tasripin.
Meski sebagai pengusaha dia harus bekerja sama dengan pemerintah Hindia Belanda, tapi dalam hatinya sebenarnya tidak menyukai penjajah itu. Tasripin memiliki jiwa nasionalis yang anti penjajahan.
Tasripin pernah minta izin memasang uang emas untuk ubin atau tegel rumahnya pada Belanda. Ketika sudah dipasang, lalu dia mengundang pejabat Belanda untuk berkunjung ke rumahnya.
Pejabat Belanda itu dengan senang hati menerima tawaran Tasripin. Namun, pejabat itu terkejut dan marah ketika mengetahui bahwa uang emas yang untuk menutupi ubin rumah Tasripin adalah uang logam yang bergambar Ratu Wilhelmina, Ratu Belanda masa itu.

Akibatnya, Tasripin diminta mencopoti uang emas itu. Tasripin mengiyakan anjuran itu dan meminta pejabat Hindia Belanda itu beberapa hari lagi untuk mendatangi rumahnya lagi.
Saat memasuki rumah Tasripin, pejabat Belanda itu bengong bercampur jengkel, karena uang logam emas itu tidak dicopot cuma dipasang miring, sehingga gambar Ratu Wilhelmina tidak kelihatan.

Pejabat itu pun ngotot minta Tasripi supaya mencopot uang emas itu. Tasripin juga tak kalah cerdik, dia menjawab, ”Kalau di balik begini kan gambar Ratu Wilhelmina tidak terinjak, apanya yang salah?”

“Kejadian itu membuktikan Tasripin memiliki jiwa nasionalis yang anti penjajahan,” ujar budayawan Semarang, Djawahir Muhammad ketika ditemui di rumahnya kawasan Tandang, Mrican, Semarang. 

sumber: disini

Saturday, 11 April 2015

Diam-diam Indonesia pernah meneliti matahari dan sukses!


Boleh jadi Amerika bangga mempunyai NASA yang di pertengahan Maret lalu mengirimkan pesawat tanpa awak untuk meneliti matahari. Wajar, jika negara adidaya itu melakukan penelitian luar angkasa yang terbilang ekstrem. Bagaimana dengan Indonesia? Tidak banyak orang yang tahu jika ternyata Indonesia juga pernah meneliti hal yang serupa.
Ya, harus kita akui tingkat penelitian yang dilakukan NASA sudah barang tentu berbeda dengan Indonesia. Jika NASA meneliti hubungan magnit antara Bumi dan Matahari lebih jauh lagi, Indonesiamelalui LAPANbaru sekadar untuk keperluan prediksi cuaca antariksa.
Hal itu dijelaskan oleh Kepala Pusat Sains Antariksa LAPAN, Clara Yono Yatini. Menurutnya, penelitian yang pernah dilakukan ini merupakan riset yang terkait dengan cuaca antariksa. Melakukan penelitian tentang matahari dan melihat bagaimana pengaruhnya terhadap bumi dan lingkungan antariksanya.
"Pengaruh terhadap bumi misalnya untuk komunikasi radio dan komunikasi satelit, terhadap medan magnet bumi. Dan bagaimana lingkungan antariksa dipengaruhi oleh matahari dan kemudian mempengaruhi bumi," ujarnya saat dihubungi Merdeka.com, (11/04).
Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa penelitian yang telah dilakukan lembaganya sudah mampu memperkirakan bagaimana kondisi cuaca antariksa. "Kami sudah bisa memperkirakan kondisi cuaca antariksa dalam 24 jam ke depan. Baik itu aktivitas matahari, pengaruhnya terhadap geomagnet, dan juga pengaruhnya terhadap ionosfer dan komunikasi radio dan juga komunikasi dengan satelit," jelasnya.
Penelitian ini, kata dia, dilakukan bersama mitra internasional yang notabene adalah institusi-institusi dari luar negeri. "Kami bekerjasama dengan mitra internasional dalam beberapa penelitian lainnya juga," tutupnya.

sumber: disini

Sunday, 5 April 2015

Pengertian dan 7 Jenis Tanah Di Indonesia

jenis tanah

Tanah adalah Lapisan kulit Bumi terluar (kerak bumi) yang terbentuk karena hasil pelapukan/erosi batuan induk (anorganik) yang bercampur dengan organik.
Tanah mengandung partikel batuaan/mineral, bahan organik (senyawa organik dan organisme) air dan udara.
Mineral merupakan unsur utama tanah. Pada umumnya mineral terbentuk dari padatan anorganik dan mempunyai komposisi homogen.

Karena proses pembentukan tanah yang berbeda-beda, mengakibatkan terbentuknya berbagai macam jenis tanah, ada 8 jenis tanah di Indonesia. tapi, saya hanya akan menjelaskan 7 diantaranya saja. selebihnya agan bisa ngesearch di mbah google.

Langsung saja guys, inilah 7 Jenis Tanah Di Indonesia:

1. Tanah Organosol
Tanah ini terbentuk akibat pelapukan bahan-bahan organik. Tanah ini terbagi menjadi 2 jenis, yaitu: 

  • Tanah Gambut merupakan Tanah hasil pembusukan yang tidak sempurna. Tanah ini kurang baik untuk pertanian karena sifatnya yang terlalu basah (tergenang air). Tanah ini banyak terdapat di daerah Pantai Timur Sumatera, Pantai Selatan Barat Papua, dan daerah Kalimantan Barat.
  • Tanah Humus merupakan Tanah hasil Pembusukan bahan-bahan organik dan mempunyai sifat Sangat Subur. Tanah ini berwarna kecoklatan dan sangat cocok ditanami tanaman padi, kelapa, dan nanas. Tanah jenis ini banyak terdapa di daerah Sumatera, Jawa, Papua, Kalimantan, dan Sulawesi.
2. Tanah Vulkanik
Tanah ini terbentuk akibat pelapukan abu vulkanik gunung berapi. Tanah ini terbagi menjadi 2 jenis, yaitu:
  • Tanah Regosol memiliki ciri-ciri: berbutir kasar, berwarna kelabu sampai kuning dan sedikit berbahan organik. Tanah jenis ini sangat cocok ditanami tanaman palawija seperti ketela, jagung dll. Tanah Jenis ini banyak terdapat di daerah Sumatera, Jawa, dan Papua.
  • Tanah Latosol merupakan tanah dengan ciri-ciri berwarna merah hingga kuning. Tanah Latosol banyak di jumpai di daerah Sumatera, Jawa, Bali, dan Papua.
3. Tanah Aluvium (Aluvial)
Tanah Aluvium merupakan tanah yang diendapkan dari hasil erosi di dataran rendah. Tanah ini mempunyai ciri-ciri berwarna kelabu dan subur. Tanaman yang cocok ditanam di tanah jenis ini adalah palawija, tebu, kelapa dll. Tanah jenis ini banyak di jumpai di daerah Sumatera bagian Timur, Jawa bagian Utara, dan Kalimantan bagian Selatan dan Barat.

4. Tanah Podzol
Tanah ini terbentuk akibat curah hujan yang tinggi dan suhunya yang rendah. Tanah ini mempunya ciri-ciri miskin hara (air), tidak subur dan berwarna merah hingga kuning. Tanah ini banyak terdapat di daerah dataran tinggi Jawa Barat, Sumatera, Maluku, Kalimantan, dan Papua.

5. Tanah Laterit
Tanah Laterit merupakan tanah hasil cucian, kurang subur karena kehilangan unsur hara dan tandus. Awalnya tanah ini subur, namun karena unsur haranya dilarutkan oleh air maka menjadi tidak subur. Tanah ini berwarna kekuningan sampai merah dan cocok untuk tanaman kelapa dan jambu mente. Tanah jenis ini banyak terdapat di daerah Jawa Tengah. Lampung, Jawa Barat.

6. Tanah Litosol
Tanah litosol adalah hasil pelapukan batuan beku dan batuan sedimen yang baru terbentuk sehingga mempunyai butiran yang besar. Ciri-ciri tanah jenis ini adalah miskin akan unsur hara dan mineralnya masih terikat pada butiran yang besar-besar. Tanah litosol kurang subur sehingga tanaman yang cocok dengan tanah ini adalah tanaman-tanaman yang besar di hutan. Jenis tanah ini banyak terdapat di Sumatera, Jawa, Maluku, dan Nusa Tenggara.

7. Tanah Pasir
Tanah Pasir merupakan tanah yang terbentuk dari batuan beku dan batuan sedimen dengan butiran sangat kasar dan berkerikil. Jenis tanah ini bersifat kurang baik bagi pertanian dan banyak dijumpai dimana-mana.

Ok gan itulah beberapa Jenis Tanah di Indonesia Semoga Bermanfaat dan Menambah wawasan kita.

Sunday, 29 March 2015

Mabes Polri Sahkan Aturan Polwan Boleh Berhijab

Komisi 3 DPR RI hari Jumat (27/3) menyambut baik kebijakan baru Polri terkait pengenaan hijab bagi para Polwan beragama Islam yang ingin menggunakannya.
Polwan Berhijab
Mabes Polri mengesahkan peraturan yang membolehkan para anggota Polwan beragama Islam mengenakan penutup kepala jilbab atau hijab (foto: VOA/Andylala).
Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, telah mengesahkan peraturan yang membolehkan para anggota Polisi Wanita (Polwan) beragama Islam yang ingin mengenakan penutup kepala jilbab atau hijab.

Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Mabes Polri Jakarta Jumat (27/3) menjelaskan, Wakapolri Komisari Jenderal Badrodin Haiti telah menandatangani ‎Surat Keputusan Perubahan dari sebagian surat keputusan Kapolri tahun 2005, tentang pakaian dinas Polri dan Pegawai Negeri Sipil Polri.‎ Di dalamnya, ada yang diatur tentang polwan berjilbab atau berhijab.

Rikwanto mengatakan, "Jadi menyempurnakan saja. Sekarang sudah ditandatangani yang terbaru. Itu detail. Mulai dari warna, jenis, model. Termasuk cara penggunaan."

Rikwanto menambahkan, Surat Keputusan itu, sudah disosialisasikan ke seluruh Polda himgga ke tingkat Polsek di seluruh Indonesia.
"Peraturan ini akan disebar ke daerah-daerah sampai ke Polsek. Masalah pelaksanaan kapan nanti kita lihat. Yang jelas kita sudah sosialisasi dan kita lihat ketersediaannya," paparnya.
Selanjutnya Rikwanto menjelaskan, Polri bukan hanya memperbolehkan Polwan menggunakan hijab, tapi juga sudah menyiapkan anggarannya. Anggaran yang disediakan menurut Rikwanto sebesar Rp 600 juta, telah disiapkan untuk pelaksanaan program tersebut di seluruh Indonesia.
Komisi 3 DPR RI menyambut baik kebijakan baru terkait pengenaan hijab bagi para Polwan yang ingin menggunakannya. Anggota Komisi 3 DPR RI dari Fraksi Demokrat Ruhut Sitompul kepada VoA mengajak semua kalangan menghormati kebijakan ini.
"Kita harus hormati, karena biar bagaimana kita mayoritas Muslim. Dan kita tidak usah khawatir kalau Polwan mengenakan hijab itu berbeda dengan yang lain. Kita juga tidak usah khawatir nasionalisme para polwan berhijab ini luntur. Dan selama hijab itu tidak mengganggu kinerja mereka, kita harus hormati itu," ujar Ruhut. 
Kebijakan Polwan berhijab telah ditandatangani Wakapolri Komjen Badrodin Haiti melalui Surat Keputusan (SK) Kapolri Nomor: 245/III/2015 tanggal 25 Maret 2015 tentang perubahan atas sebagian SK Kapolri Nomor: SKEP/702/X/2005 tanggal 30 September 2006 tentang penyebutan pakaian dinas seragam Polri dan PNS Polri.
SK tersebut akan mengatur mengenai penyeragaman dan kesesuaian hijab bagi polwan. Namun, hal itu bukan merupakan kewajiban setiap polwan untuk mengenakan hijab. Kebijakan polwan berhijab juga akan mengubah tata berbusana polwan di Provinsi Aceh. Apabila sebelumnya polwan di sana memakai rok, maka setelah ada keputusan tersebut diharapkan mengenakan celana panjang. Mabes Polri akan segera melakukan sosialisasi polwan berhijab ke seluruh polsek, polres, dan polda di Indonesia.‎
Yani Mochammad Subki (46 tahun) warga Bekasi mengapresiasi kebijakan baru dari Polri yang mengakomodir para Polwan yang ingin mengenakan hijab. Yani memastikan, penggunaan hijab ini tidak akan mengganggu kinerja mereka dalam menjalankan tugas mereka sebagai anggota kepolisian.
"Bagus menurut saya. Karena itu suatu jalan untuk mengimplementasikan ajaran agama yang penuh dengan kesucian dan luhur. Tidak ada yang namanya hijab itu yang bisa mengurangi kinerja mereka. Justru ketika dia berhijab dan dia tidak disiplin dalam menjalankan tugas, dia akan malu dengan Yang Maha Kuasa. Dan itu ada tertulis di Al Qur’an surat Al Ahzab ayat 59 dan An Nur ayat 31 seputar pengenaan hijab bagi perempuan Muslim. Dan intinya, tidak ada perintah agama yang bisa (malah) menyusahkan manusia," kata Yani.

Friday, 20 March 2015

Kata Siapa Indonesia Tidak Bisa Menjajah? Berikut Beberapa Negara Yg Pernah Dijajah Indonesia!

1. Timor Leste


Operasi Seroja adalah sandi untuk invasi Indonesia ke Timor Timur yang dimulai pada tanggal 7 Desember 1975. Pihak Indonesia menyerbu Timor Timur karena adanya desakan Amerika Serikat dan Australia yang menginginkan agar Fretilin yang berpaham komunisme tidak berkuasa di Timor Timur. Selain itu, serbuan Indonesia ke Timor Timur juga karena adanya kehendak dari sebagian rakyat Timor Timur yang ingin bersatu dengan Indonesia atas alasan etnik dan sejarah.

2. Papua Barat


Operasi Trikora, juga disebut Pembebasan Irian Barat, adalah konflik 2 tahun yang dilancarkan Indonesia untuk menggabungkan wilayah Papua bagian barat. Pada tanggal 19 Desember 1961, Soekarno (Presiden Indonesia) mengumumkan pelaksanaan Trikora di Alun-alun Utara Yogyakarta. Soekarno juga membentuk Komando Mandala. Mayor Jenderal Soeharto diangkat sebagai panglima. Tugas komando ini adalah merencanakan, mempersiapkan, dan menyelenggarakan operasi militer untuk menggabungkan Papua bagian barat dengan Indonesia.

3. Malaysia


Pada 20 Januari 1963, Menteri Luar Negeri Indonesia Soebandrio mengumumkan bahwa Indonesia mengambil sikap bermusuhan terhadap Malaysia. Pada 12 April, sukarelawan Indonesia (sepertinya pasukan militer tidak resmi) mulai memasuki Sarawak dan Sabah untuk menyebar propaganda dan melaksanakan penyerangan dan sabotase. Tanggal 3 Mei 1963 di sebuah rapat raksasa yang digelar di Jakarta, Presiden Sukarno mengumumkan perintah Dwi Komando Rakyat (Dwikora) yang isinya: Pertinggi ketahanan revolusi Indonesia, Bantu perjuangan revolusioner rakyat Malaya, Singapura, Sarawak dan Sabah, untuk menghancurkan Malaysia

4. Malaka


Sejak tahun 1509, Pati Unus, raja Demak, sudah merancang rencana untuk menguasai Malaka. Saat itu Malaka berada di bawah kekuasaan Kesultanan Malaka. Dengan kata lain, perlu dicatat bahwa serangan Demak ke Malaka jelas bukanlah sebuah serangan anti-kekuasaan asing, tetapi sebuah invasi imperialis. Tahun 1511, Alfonso D?Alburquerque, Laksamana armada Portugis, mendahului Pati Unus dengan menaklukkan Malaka. Sultan Malaka Mahmud Syah melarikan diri ke Bintan.

5. Singapura


Usman lahir di Purbalingga, Banyumas, Jawa Tengah (1943). Harun lahir di P Bawean, Surabaya (1947). Kedua-duanya nama samaran untuk tugas sebagai sukarelawan menyusup ke Singapura, melakukan tugas sabotase dalam rangka Dwikora (Dwi Komando Rakyat). Pada waktu itu RI terlibat konfrontasi dengan Malaysia dan Singapura. Usman dan Harun tergabung dalam tim sabotir. Pada 8 Maret 1965 malam, berbekal 12,5 kg bahan peledak mereka bertolak dengan perahu karet dari P Sambu. Mereka dapat menentukan sendiri sasaran yang dikehendaki.
Maka setelah melakukan serangkaian pengintaian, pada suatu tengah malam terjadi ledakan di sebuah bangunan Mc Donald di Orchard Road. Tiga orang tewas dan sejumlah lainnya luka.

iklan

 

Copyright © Your Knowledge Warehouse. All rights reserved. Template by CB Blogger & Templateism.com